Anniversary Trip – New Zealand

Kia Ora!

28164432_10214099009282539_5929308849219964807_o.jpg

Sebuah sapaan yang bermacam maknanya tergantung konteks dan kondisi, bisa “Selamat datang!” atau “Good job!” atau “Thank you!”. Tapi terjemahan sesungguhnya adalah “Be well!”

Jalan-jalan ke New Zealand yang kami rencanakan sejak akhir November 2017 lalu memang sengaja diagendakan sebagai perayaan ulang tahun pernikahan kami yang ke-6. Baru seumur jagung memang, tapi semoga berlangsung selamanya :D. Ngomong-ngomong, ada yang tahu umurnya jagung biasanya berapa lama kah? Kebetulan juga di bulan Februari ini ada satu hari libur, pas Imlek dan pas saya juga masih libur sekolah. Suami ngga perlu cuti lama-lama, saya pun ngga bolos kuliah.

Nah, berhubung suami nggak cuti lama itu juga jadi perjalanan kami termasuk singkat. Total hanya 4 hari dengan mengunjungi 4 kota di 2 pulau. Gimana saja nih itinerary-nya?

itinerary.png

 

Ngebut banget, Neng, sampe-sampe 4 hari doank dibela-belain ke dua pulau? Padahal banyak yang bilang kalo di NZ mesti ngabisin waktu lama di satu pulau. Well, lagi-lagi masalahnya ya itu tadi: waktu.

Lagian juga pas nyusun itinerary saya udah nanya ke suami,

“Ini hari pertama kira-kira kita bakal di jalan 11-12 jam-an lho. Kuat nyetirnya ga?”

Suami, yang waktu di Amerika pernah nyetir 17 jam non stop sih dengan entengnya ngangguk-ngangguk aja. Jelas saya harus nanya dulu, soalnya memang suami bakal jadi single driver, eh, single fighter dalam hal nyetir-menyetir. Entahlah saya juga heran dengan daya tahan dia nyetir lama. Tapi katanya sih dia memang suka dan menikmati nyetir di jalan yang tenang, apalagi kalo disuguhi pemandangan indah sepanjang jalan.

Dari rencana yang sudah disusun, ada satu yang belum terlaksana, yaitu ikut Hobbiton tour. Gara-garanya kami pergi pas peak season, jadi waktu mau book tour secara online sejak Desember lalu pun waktu yang kami incar sudah penuh. Sempat nekat sih langsung datang ke Matamata, berharap ada seat yang tiba-tiba kosong. Tapi ternyata harapan tinggal harapan.

Tapi kami juga ga kecewa, soalnya di hari yang bersamaan ternyata hujan lebat. Padahal Hobbiton tour itu khan outdoor, jadi kalau hujan jadinya ya kurang bisa menikmati pemandangan juga ya. Yasud, jadi rencananya besok-besok kalo mau ke NZ lagi sih kami book tiket Hobbiton tour duluan baru beli tiket pesawat dan lain-lain, hihihi.

Cerita detil hari demi hari tentang perjalanan New Zealand ini bakal saya tulis di blog post berikutnya. Tungguin ya!

3 Responses to “Anniversary Trip – New Zealand”

  1. horeeee jadi masih bakal balik lagi kaaaan, ikuuuuut! 😀

Trackbacks

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: