Jelas bukan sebuah fiksi mini kalau syarat minimal karakter adalah sebanyak 14.000. Oktober tahun lalu saya iseng-iseng mengirim cerpen ke majalah Kartini. Minggu demi minggu tak ada kabar, saya anggap biasa. Awal Januari baru saya dapat tanggapan dari redaksi yang menyatakan cerita buatan saya terlalu singkat, hanya 7.500 karakter dari total 14.000 yang dibutuhkan.
Berhubung project saya di kantor sedang hot-hot-nya jadi saya abaikan saja e-mail redaksi tersebut. Jangankan memperpanjang cerita, cari waktu buat rebahan saja susah! Sampai akhirnya tanggal 6 April lalu saya dikirimi surat cinta lagi. Kurang lebih intinya mengingatkan bahwa redaksi sudah minta cerita saya untuk direvisi dan sekarang mereka menunggu hasilnya.
Walah, cerita saya ditunggu tho.. Ngebut, saya buru-buru berkhayal bebas, segala hal yang terlintas di benak saya campur adukkan ke dalam ceritanya. Mulai dari kenangan masa SMA, lagu favorit waktu kuliah sampai nama artis yang terkenal belasan tahun yang lalu juga saya jadikan pelengkap. Tanggal 7 April saya kirim hasil revisinya.
Hasilnya.. Alhamdulillah nama saya muncul di Majalah Kartini terbitan 28 Mei 2015 lalu 😀