Archive for December, 2012

December 25, 2012

Philadelphia, Pennsylvania

Philly, nama kecil kota ini, punya 2 wajah yang sangat bertolak belakang. Di salah satu sisi, downtown kota ini nampak begitu berbudaya dan teratur, di sini terlihat jelas bagian kota yang dahulu sempat menjadi ibukota AS ketika kota baru yang kelak menjadi ibukota hingga sekarang, Washington, DC masih mulai dibangun.

Di sisi yang lain, bagian selatan kota Philadelphia justru sebaliknya. Kumuh dan tak teratur. Saya bahkan melihat beberapa mobil yang parkir di tengah jalan. Benar! Parkir begitu saja di tengah jalan. Saya juga sempat melihat mobil patroli polisi terparkir di bagian jalan yang sama. Tidak hanya itu, pasar tumpah juga sempat terlihat di salah satu jalan besar di sini. Sudah mirip dengan Indonesia saja. Klakson-klakson mobil dari orang-orang yang tidak sabar untuk bergegas juga sering diperadukan.

mobil yang parkir di tengah jalan raya

mobil yang parkir di tengah jalan raya

Waktu kami yang singkat diawali dengan mencicipi cuisine khas Philly yang berdiri sejak tahun 1930, yaitu Pat’s King of Steaks. Berdiri berseberangan dengan salah satu seteru terberatnya, Geno’s, restoran ini telah nampak ramai sekali dikunjungi walaupun saat itu waktu masih menunjukkan jam 9 pagi. Bayangkan, di Indonesia, pada jam yang sama orang-orang cuma nafsu sarapan bubur atau mi ayam kan?

Saya memesan menu cheese steak yang rasanya memang benar-benar enak. Di beberapa franchise burger Amerika lain, Philly’s Cheese Steak sering kali ditemui sebagai salah satu menu yang dijual, klangenan bagi yang tidak sempat beli langsung di tempat ini atau yang sekedar kangen dengan nikmat rasanya.

price list

price list

the menu

the menu

Kekenyangan, kami beranjak ke Cafe Pendawa. Kabar burung perihal toko mungil ini menjual berbagai bahan mentah dan makanan jadi ataupun setengah jadi dari Indonesia ini sebenarnya baru kami dapat dari teman-teman yang bermukim di Pittsburgh, maklum di sana jaringan Indonesianya lebih luas.

Ternyata kabar akurat adanya, alhasil, rombongan kami dengan panik memborong teh kotak, saus sambal ABC, risoles, martabak daging dan gorengan lainnya. Lumayan lah, mengobati kangen. Bahkan, makanan seperti nasi padang, pecel lele, bakwan Malang sampai nasi rames juga tersedia di toko ini, yang ternyata hasil setoran dari rumah makan Indonesia yang juga terletak di kota ini.

lokasi di 1529 Morris St, Philadelphia, PA 19145. Phone: 215 755 6229

lokasi di 1529 Morris St, Philadelphia, PA 19145. Phone: 215 755 6229

Dari cafe Pendawa kami lanjut ke Independence Hall dan Liberty Hall.

Independence Hall

Independence Hall

Sayangnya kami tidak bisa mengikuti tur yang ada di Independence Hall (yang katanya gratis), dikarenakan hanya diadakan pada jam-jam tertentu dan tidak dapat disesuaikan dengan alokasi waktu kami saat itu.

bagian belakang Independence Hall

bagian belakang Independence Hall

Sebelum pulang, Annisa mengajak kami mencicipi restoran yang disarankan Anthony Bourdain, pak Bondan-nya Amerika. Resto yang bernuansa oldies ini tidak tanggung-tanggung dalam menyajikan makanan. Untung saja saya dan suami sudah mengantisipasi dengan memesan 1 menu untuk dimakan berdua. Itu saja sudah membuat susah bergeak saking kenyangnya.

City Tavern Restaurant mengakhiri perjalanan liburan kami kali ini. Fiuh, enam hari yang sangat menyenangkan 🙂

Tags:
December 24, 2012

Washington, DC (Day 2)

.. sambungan dari sini

Hari terakhir di Washington, DC dihabiskan di Madame Tussauds DC Museum. Awalnya saya menyangka tour ke museum patung lilin ini akan membosankan. Ternyata saya salah besar!

Fitur utama museum Madame Tussauds yang ada di sini ketimbang yang ada di kota lain memang terletak dari koleksi patung lilin lengkap 44 presiden Amerika, mulai dari George Washington sampai dengan yang terakhir, Barack Obama. Ditambah dengan sedikit patung lilin selebritis, penyanyi, bintang film sampai dengan news anchor, seperti Stephen Colbert dan Larry King. Sesuai dengan karakter kotanya.

bersama Washington

malah menutupi pandangan Washington saat menyeberang Delaware river, hehe

DSC_1152

lapor Mr. Jefferson! saya sudah ke memorial Bapak! Kemarin!

DSC_1158

John Wilkes Booth tidak kelihatan dari sini ya Abe?

FDR

FDR

Churchill

FDR, Churchill ada, Stalin , Hitler dan Mussolini tidak ada

Ike

Salute! Ike

JFK & Jackie O

JFK & Jackie O

ikut disorot waktu mendarat di bulan, hihihi

ikut disorot waktu mendarat di bulan, hihihi

reagan+bush

Ronald Reagan+George HW Bush

ex POTUS and current Secretary of State, Mr. & Mrs. Clinton

ex POTUS and current Secretary of State, Mr. & Mrs. Clinton

 44th POTUS

44th POTUS

depp

Depp

Swift

Swift

Spears

Spears

Rai

Rai

Bon Jovi

Bon Jovi

Cruz

Cruz

December 23, 2012

Washington, DC (Day 1)

Dari Pittsburgh, PA kami menuju ibukota Amerika Serikat: Washington, DC. Di sini rombongan menginap di Capitol Skyline Hotel yang walaupun terletak hanya sekitar 2 km dari US Capitol tapi room rate semalam benar-benar murah meriah.

White House

Sayang sekali saat kami sampai di sana tidak lama kemudian pintu masuk ditutup. Apa boleh buat jadinya hanya sempat berfoto dari jauh. Padahal, seingat saya, kami beranjak dari hotel juga terhitung cukup pagi. Mungkin ada prosesi khusus yang perlu dilaksanakan di saat rombongan kami datang. Problem terbesarnya memang mencari tempat parkir untuk mobil, mirip seperti ikut undian, kala-kala gampang ketemu, kala lain seperti mencari jarum di tumpukan jerami. O iya, meteran parkir di seputaran Washington, DC di luar dugaan tidak semodern di kota-kota lain, hanya menerima uang recehan, jadi jangan lupa bawa yang banyak, atau siap-siap tukarkan dulu uang lembaran yang ada di shop-shop yang bisa ditemui sebelumnya.

Di Washington DC ada Monas juga! Namanya National Monument. Letaknya tidak jauh dari White House, ke simbol obelisk kebanggaan bangsa Paman Sam ini bisa dengan berjalan kaki saja. Lokasi berikutnya: Jefferson Memorial. Thomas Jefferson termasuk presiden yang sangat dibanggakan oleh AS, karena selain termasuk founding fathers, dia juga penyusun utama Declaration of Independence AS. Oleh karena itu, dibuatkan monumen memorial khusus untuk mengenang jasa dia untuk Amerika di Washington, DC.

DSC_1048

Jefferson Memorial (lagi-lagi) di kejauhan

Dari Jefferson Memorial kami lanjut ke Lincoln Memorial. Tidak perlu banyak berkata-kata soal bapak yang satu ini deh. Kurun 2012-2013 ini saja, sudah ada 2 film yang dibikin berdasarkan kisah hidupnya, serius maupun yang sedikit berbau parodi, iya, yang pemburu vampire itu hehe.

di depan patung Lincoln

di depan patung Lincoln

Dan ini bagian depan Lincoln Memorial

bangunannya besaaar sekali

bangunannya besaaar sekali

Untuk berkeliling kedua memorial tadi, sebenarnya bisa dengan berjalan kaki, tapi saat itu sedang dingin-dinginnya, jadi kami memutuskan bermobil saja, dengan risiko susah cari parkir. Sempat memotret sosok US Capitol juga.

keren ya

keren ya

Setelah puas wisata sejarah, kami mengunjungi museum. Terdapat cukup banyak National Museum di Washington, DC yang kesemuanya bisa dikunjungi tanpa biaya sepeser pun! Mulai dari: National Museum of American History, National Museum of African Art, Smithsonians Institution National Air and Space Museum, National Museum of American Indian. Dan kami sepakat untuk kesempatan kali ini, kami ke Smithsonians Institution National Air and Space Museum.

pendaratan pertama di bulan

pendaratan pertama di bulan, full scale

Sosok kami dilihat dengan sinar XRay

say hi!

say hi!

Sebelum meninggalkan museum

Smithsonian museum

Smithsonian museum

Sayang karena waktu yang mepet, kami tidak sempat menyaksikan pertunjukan IMAX yang diputar di museum itu pada kurun waktu tertentu. Ke depannya, pasti akan nonton.

Pernah mendengar DC Cupcakes? Menuju ke sanalah kami malam itu juga. Untung tidak pakai antre segala buat mendapatkan setengah lusin cupcake seharga 14.5 USD itu.

menurut saya cupcakes di sini overrated sih :p. rasanya ngga spesial

menurut saya cupcakes di sini overrated sih :p. rasanya ngga spesial

Counter cupcakes ini bisa dibilang kecil tapi ramai.

ramai khan

ramai khan

Setelah dari DC Cupcakes kami berkunjung ke Kantor Kedutaan Besar Indonesia di US, bertemu seorang teman sambil sekalian makan malam sebelum kembali pulang ke hotel.

bersambung ke sini

December 22, 2012

Pittsburgh, Pennsylvania (Day 2)

.. sambungan dari sini

Hari kedua kami dimanfaatkan dengan berjalan-jalan ke kampus!

Carnegie Mellon University

Tujuan kami pertama-tama adalah ke kampusnya Arga. Di sini kami berfoto di salah satu  landmark CMU, Walking to the Sky.

pose ini idenya Tari

pose ini idenya Tari

Selain itu di sini juga ada The Fence yang saat itu bertuliskan undangan nikah.

save the date

save the date

Sempat juga narsis berdua di sini.

i love this pic so much

i love this pic so much

Dan tidak lupa narsis beramai-ramai.

Lokasi kedua adalah University of Pittsburgh. Dari sini kami bisa berfoto dengan latar belakang Cathedral of Learning. Walaupun bertitel Cathedral, bangunan ini bukanlah tempat peribadatan, melainkan tempat anak-anak undergraduate UPitt belajar. Segala aktivitas belajar mereka pada umumnya dipusatkan di sini.

305297_10151287438534931_501561385_n

fotonya sih di dekat kampus teman-teman

3886_10151287439139931_2091082455_n

di depan UPitt GSPIA, Graduate School of Politics and International Affairs, tempat Annisa (salah satu guide kami) studi

Kemudian kami menuju kampus 2 rekan sesama BRI di Katz Business School, mengambil gambar di bawah pohon sakura, yang saat itu ternyata masih bersisa bunga-bunganya bermekaran. Cool!

3508_10151287439409931_709866596_n

ki-ka: Goggle White, Goggle Yellow, Goggle Blue, Goggle Pink plus Goggle Black ^^

Setelah puas meninggalkan jejak-jejak kami di kampus teman-teman, kami beranjak menuju Pitt Center. Di sana kami sempat berfoto di The Pitt Panther Statue, maskot UPitt berwujud black panther yang diabadikan di tengah-tengah taman. Sayangnya, foto belum bisa diupload di blog ini karena masih tertinggal di kamera teman-teman Pittsburgh.

Setelah puas berbelanja di The Pitt Shop (kebanyakan sih collegiate apparel UPitt) dan makan siang, sekitar jam 3 siang kami beranjak jalan menuju Washington, DC. Dengan diiringi oleh hujan dan angin yang cukup deras, brrrr….

Tags: